News

Twitter Monitor


Twitter Monitor

Twitter Monitor


Ancaman banjir di Banten masih besar

posted 16 Jan 2012 21:14 by Evelina Simanjutak   [ updated 16 Jan 2012 21:20 ]

Terbaru  16 Januari 2012 - 14:18 WIB

Meski banjir yang melanda sebagian wilayah Provinsi Banten mulai surut namun ancaman bencana serupa untuk kawasan itu belum bisa dikatakan berkurang.

Penyebabnya, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho adalah kawasan yang sekarang terendam adalah kawasan rawan banjir.
"Daerah itu kalau di peta bahaya banjir, itu daerah merah semua," kata Sutopo saat dihubungi wartawan BBC Indonesia Sigit Purnomo, Senin (16/1).

Bencana banjir besar, lanjut Sutopo, pernah melanda kawasan tersebut pada 1996, 1999 dan 2001 lalu.

"Tingkat ancamannya semakin hari semakin meningkat. Pertama karena curah hujan torrential rainfall yaitu hujan tiba-tiba dengan skala yang sangat besar," papar Sutopo.  Faktor kedua, tambah dia, adalah masalah lingkungan terutama degradasi yang melanda daerah aliran sungai (DAS) Ciujung.

Sungai Meluap

"Sutopo memaparkan bencana banjir di Serang ini adalah akibat meluapnya sejumlah sungai besar akibat curah hujan yang tinggi.

Semua sungai utama yang ada di sana seperti Cimandiri, Ciujung, Ciliman, Cimandiri dan Cilember meluap bersamaan akibat curah hujan tinggi dan rusaknya DAS."

Sutopo Purwo Nugroho

"Semua sungai utama yang ada di sana seperti Cimandiri, Ciujung, Ciliman, Cimandiri dan Cilember meluap bersamaan akibat curah hujan tinggi dan rusaknya DAS," ujar Sutopo.

Meluapnya sungai-sungai besar itu membuat 15.700 rumah di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, sebagian Kota Cilegon, dan Serang terendam.

Tak hanya itu, banjir ini sudah mengakibatkan tiga orang penduduk meninggal dunia.

Bahkan banjir ini sempat membuat ruas tol Jakarta-Merak tak bisa dilalui kendaraan. Saat ini, arus lalu lintas dari Jakarta menuju Merak sudah dapat dilalui, namun arah sebaliknya masih tergenang.

"Selain itu sekitar 2.000 hektare sawah tergenang banjir," tambah Sutopo.

Sejauh ini bantuan masih terus didistribusikan untuk para pengungsi di 29 kecamatan dan 92 desa yang terkena dampak.

Sebagian pengungsi juga masih memadati lokasi lebih tinggi misalnya di km 58-59 jalan tol Jakarta-Merak.

"Nanti pengungsi akan diatur di lokasi pengungsian di lapangan-lapangan di sekitar jalan tol," papar Sutopo.

Sumber: BBC Indonesia

Rumah Wartawan Diserang, Bayi Tewas

posted 14 Dec 2011 01:03 by Evelina Simanjutak

Glori K. Wadrianto | Rabu, 14 Desember 2011 | 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dialami seorang wartawan asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Wartawan Rote Ndao News, Dance Henukh, diserang dengan lemparan batu sebanyak dua kali pada Sabtu dan Senin (12/12/2011) oleh sekelompok orang di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang Yemris ketika dikonfirmasi, Rabu, mengatakan, laporan menyebutkan, penyerangan ini menewaskan Gino Novidri Henukh, anak kandung Dance, yang baru berusia 1 bulan. "Kami sangat menyesalkan kekerasan seperti ini terjadi," kata Yemris.

Kekerasan terhadap Dance diduga terkait dengan pemberitaan tentang dugaan korupsi dana ADD serta dana pembangunan rumah translok senilai Rp 3,1 miliar di wilayah itu.


Humas Harus Cerdas Hadapi Wartawan

posted 13 Dec 2011 21:45 by Evelina Simanjutak

Tribunnews.com - Rabu, 14 Desember 2011 12:13 WIB

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Humas-humas pemerintahan kabupaten maupun kota harus cerdas menghadapi pekerja pers. Pasalnya, humas adalah garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan dengan wartawan.

Hal tersebut diungkapkan Redaktur Harian Tribun Medan, Bantors Sihombing dalam acara Workshop Citizen Reporter yang digelar Tribun Medan, Rabu (14/12/2011).

Acara yang diikuti beberapa humas pemkab/pemko ini berlangsung di Danau Toba Room, Hotel Delta, Jalan Juanda, Medan.

Menurut Bantors, di era reformasi saat ini sangat menjamur media-media. Mulai media cetak yang harian, mingguan, bahkan bulanan.

Media online maupun media elektronik. Sehingga jumlah wartawan juga sangat menjamur.

Namun, Bantors, di hadapan seluruh peserta menekankan agar humas-humas selektif menghadapi wartawan. "Harus bisa membedakan mana yang benar-benar wartawan dan mana yang bukan," ujarnya.

Pasalnya, semua wartawan memang memiliki kartu pers, tetapi tidak semuanya yang memiliki kemampuan untuk menulis. Sehingga harus selektif untuk mengakomodir para kuli tinta tersebut.
"Kita harus lihat juga medianya, benar-benar media yang kompeten atau tidak," tambahnya.

Workshop Citizen Reporter ini berlangsung dua hari. Mulai hari ini, Rabu (14/12/2011) hingga Kamis (15/12/2011). Adapun peserta yang hadir di antaranya Humas Pemkab Langkat, Pematangsiantar, Serdangbedagai, Binjai, Deliserdang, Dairi, dan Samosir.

Sumber: Tribun News

Indonesians Go Mad Over British Royal Kate Middleton

posted 2 Dec 2011 02:52 by Evelina Simanjutak

Jakarta Globe
 | December 01, 2011
Indonesia was not short on sensational news and gripping stories this year, but the topic that was most searched for in 2011 was neither the flight and capture of graft suspect Muhammad Nazaruddin nor the revival in the national football team’s fortunes.
It was Kate Middleton, according to Internet search giant Yahoo! Indonesia in its 2011 Year in Review report.

Other prominent figures and events abroad also had Indonesians’ curiosity piqued, including the Japanese tsunami, Steve Jobs and Muammar Khadafi, which all made the top 10 list.

The highest-ranked search of a local nature was for singer and regular gossip mill fodder Syahrini, at number three. Inong Malinda Dee, the alleged Citibank embezzler, and Norman Kamaru, the former Mobile Brigade officer turned lip-syncing sensation, were the only other specifically Indonesian search topics in the country’s overall top 10.

Malinda was also the most searched person in the top 10 national news topics, while Nazaruddin came in fourth. Interestingly, the national school exams came in fifth, likely indicating a high proportion of school-aged children among those Indonesians with access to the Internet.

The top 10 list of most searched-for gadgets was, predictably, topped by the BlackBerry smartphone, the device of choice for the country’s burgeoning middle class. Three BlackBerry phones and the BlackBerry tablet, the Playbook, made the top 10, while Apple’s iPad and iPhone came in second and sixth.

Worldwide, though, the iPhone was the most popular search query on Yahoo.

“The iPhone transcended gadget status,” Vera Chan, a senior editor and Web trend analyst at Yahoo!, said in a press release issued on Thursday.

“The device helped facilitate political movements around the world, and embodied the vision of Apple co-founder Steve Jobs. Fueled by news that he had stepped down as CEO in August, and then that he had passed away in October, searches for Steve Jobs skyrocketed on Yahoo!.”

The full set of top 10 lists for Yahoo! Indonesia are available at id.yearinreview.yahoo.com , while the international lists are available at yearinreview.yahoo.com

Sumber : Jakarta Globe
Jakarta Globe | December 01, 2011
Indonesia tidak kekurangan berita- berita sensasional dan mencengkeram di tahun ini, tetapi topik yang paling dicari untuk tahun 2011 bukanlah berita mengenai penerbangan dan penangkapan tersangka korupsi Muhammad Nazaruddin maupun kebangkita di tim nasional sepakbola (PSSI).

Berita yang paling sering dicari orang di Indonesia di tahun 2011 menurut tinjauan laporan tahunan mesin pencari Yahoo! Indonesia adalah mengenai Kate Middleton..
Tokoh dan peristiwa lainnya di luar negeri yang juga mengusik rasa ingin tahu bangsa Indonesia adalah berita mengenai tsunami Jepang, Steve Jobs dan Muammar Khadafi, dan semuanya juga masuk dalam urutan 10 yang paling dicari.

Sementara untuk pencarian peringkat tertinggi yang bersifat lokal diraih oleh Syahrini seorang penyanyi, penyanyi ini berada di urutan ketiga. Inong Malinda Dee, tersangka kasus Citibank dan Norman Kamaru, mantan polisi yang terkenal karena sensasi lip-sync nya, adalah topic-topik pencarian lainnya yang secara khusus dari Indonesia dan masuk dalam 10 list berita yang paling dicari tersebut.

Malinda juga orang yang paling dicari dalam Top 10 topik berita nasional, sementara Nazaruddin diurutan keempat. Menariknya, ujian sekolah nasional menduduki posisi kelima, hal ini mengindikasikan tingginya jumlah anak usia sekolah di Indonesia yang terakses ke Internet.

Sementara untuk 10 besar gadget paling dicari, seperti bisa ditebak, diposisi teratas dimenangkan oleh ponsel cerdas BlackBerry, perangkat pilihan untuk para kelas menengah di negara yang sedang berkembang ini. Tiga ponsel BlackBerry dan tablet BlackBerry, PlayBook, masuk dalam 10 besar, sementara iPad Apple dan iPhone menempati urutan kedua dan keenam.

Meskipun di seluruh dunia,menurut mesin pencari Yahoo, iPhone menempati diurutan terpopuler.

"iPhone lebih dari sekedar Status Gadget," kata Vera Chan, Senior Editor dan Web Analis trend Yahoo!, dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Kamis.
 
"Perangkat ini membantu memfasilitasi pergerakan politik di seluruh dunia, dan mewujudnyatakan visi pendiri Apple-Steve Jobs. Dipicu oleh berita bahwa ia telah mengundurkan diri sebagai CEO pada bulan Agustus, dan kemudian meninggal pada bulan Oktober, pencarian mengenai Steve Jobs meroket di Yahoo!. "
 
List lengkap dari daftar Top 10 Yahoo! Indonesia tersedia di id.yearinreview.yahoo.com, sementara untuk daftar internasional tersedia di yearinreview.yahoo.com.

Translated from : Jakarta Globe

1-4 of 4