News



Keterampilan Bahasa TKI dan Mimpi Musafir

posted 30 Oct 2012 02:11 by Mira Kartawijaya   [ updated 30 Oct 2012 03:37 ]

watnyus.com

Sejak 2009, Kemenakertrans telah melatih 130 BLK Swasta milik PPTKIS. Hal itu dilakukan agar memastikan balai latihan kerja itu memenuhi syarat melatih TKI .

Sasaran pelatihan diarahkan pertama kepada manajemen dan instruktur BLK. Kedua, kerjasama Kemenakertrans dan Dikbud untuk menyelaraskan kurikulum pelatihan dengan pasar kerja yang tersedia. Ketiga menyesuaikan kurikulum dengan permintaan permintaan negara penempatan. Misalnya, untuk Malaysia, Brunei, Arab Saudi, dibuat dengan modul 200 Jam. Sementara Singapore 400 jam, dan Hongkong, Taiwan, 600jam.

Kemenakertans melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produkfitas menyiapkan modul untuk pelatihan tersebut. Evaluasi pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga pekasana pendidikan tersebut menjadi tanggungjawab BNP2TKI.

Disadari masalah utama TKI adalah pendidikan rendah. Dari 109,7 juta angkatan kerja, sekitar 49, 40 persen berpendidikan SD ke bawah. Peningkatan kapasitas pendidikan mereka menjadi wilayah departemen terkait, dan di Kemenakertrans. Yang bisa dilakukan Kemenakertrans adalah meningkatkan kompetensi dan keahlian mereka sebagai pekerja. Sementara pendidikan dasar adalah tanggungjawab lembaga pendidikan nasional.

Problem lain adalah kemampuan bahasa. Para pekerja Filipina lebih unggul dalam soal bahsa Inggris, karena bahasa itu dipakai luas di sana. Di Indonesia, bahasa Inggris tidak menjadi bahasa kedua, sehingga penggunaannnya terbatas.

Dalam soal peningkatan keterampilan, Kemenakertans membuat MoU dengan Malaysia berupa spesifikasi pekerjaan pada 2011. Disepakati, TKI yang berangkat ke Malaysia hanya dipekerjakan untuk satu macam jenis pekerjaan saja, yaitu juru masak, baby sitter, menjaga orang jompo, dan pembantu rumah tangga.

“Mimpi Musafir”
Dengan tujuan meningkatkan kualitas pelatihan calon TKI di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), pada 5 September 2012, BNP2TKI meluncurkan materi pelatihan baru yang akan membantu para TKI untuk mempersiapkan diri mereka lebih baik sebelum bekerja di negara-negara Arab.

Materi pelatihan (training kit) itu berisi dua buah video pelatihan dan permainan yang bertajuk ‘Mimpi Musafir’. Materi itu diberikan kepada lebih dari 150 Kepala BLKLN dan Direktur PPTKIS.

Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengatakan materi pelatihan ini adalah alat berharga yang membantu pekerja migran mempelajari hak-hak serta keterampilan yang mereka butuhkan.” “Kami ingin agar semua BLKLN dan PPTKIS menjadikannya sebagai materi utama dalam membantu persiapan para pekerja migran untuk bekerja di luar negeri”.

Isi materi pelatihan itu cukup menarik. Misalnya, pada video pertama, yang direkam di Yordania, ditunjukkan bagaimana rasanya tinggal di negara Arab. Ditampilkan semua perbedaan budaya, makanan dan lingkungan. Video ini juga bercerita tentang para pekerja migran yang pernah terlibat masalah. Mereka muncul di video, dan memberi peringatan serta nasihat berdasarkan pengalaman, bagi para calon-calon pekerja migran yang akan berangkat ke negara Arab.

Video kedua mengenai bahasa dan keterampilan, dan mengajarkan kepada para pekerja migran cara melakukan pekerjaan rumah. Disebutkan juga kata-kata dan kalimat penting yang perlu di ketahui dalam bahasa Arab. Kata-kata dan kalimat dalam video diucapkan penutur asli dari Arab, sehingga para calon TKI terbiasa mendengar dialek asli dari calon majikan mereka.

Selain video, materi dilengkapi dengan papan permainan, yang bisa dimainkan oleh para calon TKI pada sore atau malam hari. Isinya berupa kartu-kartu yang harus diambil, dan dibacakan, untuk memperkuat pesan dari video yang telah mereka tonton. Antara lain, tentang hak pekerja, hukum di negara Arab, tips keterampilan dan bahasa.

BNP2TKI Sosialisasikan Materi Pelatihan calon TKI Timur Tengah

posted 30 Oct 2012 01:19 by Mira Kartawijaya   [ updated 30 Oct 2012 01:30 ]


BNP2TKI News


Jakarta, BNP2TKI, Rabu (5/9) - BNP2TKI melalui Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan menggelar "Sosialisasi Materi Pelatihan calon TKI untuk Tujuan Negara Timur Tengah" kepada Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) dan Pelaksana Penempatan Tenaga Indonesia Swasta (PPTKIS).

Sosialisasi Materi Pelatihan calon TKI Untuk Tujuan Negara Timur Tengah tersebut dilakukan di auditorium BNP2TKI pada Rabu (5/9). “Kepada pimpinan asosiasi, BLKLN, PPTKIS untuk negara penempatan Timur Tengah saya ucapkan terima kasih telah hadir pada acara sosialisasi ini. Acara ini diadakan untuk memperkaya ilmu dan pengetahuan para calon TKI agar memahami dengan baik kondisi kerja, adat istiadat, bahasa sehari hari danSosialisasi Materi Pelatihan untuk Calon TKI Produksi OnTrackMedia Indonesia resiko bekerja di negara penempatan,” ujar Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Agus Sunaryadi saat membuka acara tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Haposan Saragih, Kepala Biro Oganisasi dan Kepegawain BNP2TKI Herry Hidayat, sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BNP2TKI serta stake holder terkait.

Menurut Agus, dalam ajaran agama manapun disebutkan, bahwa menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap individu. Salah satunya memberikan pelantihan kepada calon TKI yang ingin bekerja ke luar negeri. Pelatihan untuk calon TKI sangat diperlukan dengan tujuan TKI bisa melakukan pekerjaannya dengan baik saat berada di negara penempatan. “Acara ini pasti sangat bermanfaat bagi calon TKI, TKI sukses Indonesia bangga,” ujarnya.

Di tempat yang sama Plt Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa TKI (APJATI) Rusjdi Basalamah menyatakan "punishment" dan penegakan hukum kepada BLKLN atau PPTKIS bukan di wilayahnya. “Produk yang BLK ciptakan kami yang menerima eksesnya. Tugas kami adalah membenahi pelatihan, pernah tidak jika ada masalah yang disalahkan BLK-nya, pasti yang disalahkan PPTKIS-nya,” ujar Rusjdi Basalamah. Ia mengakui tidak berpangku kepada persoalan-persolan yang sudah lama terjadi, tidak mau berpolemik terus. "Itu lupakan, kita harus menata kembali dan sekarang ini waktu yang tepat membenahi pelatihan TKI dengan serius," katanya. (hpp/b)

Sosialisasi Materi Pelatihan Untuk Calon TKI dengan Tujuan Negara Timur Tengah

posted 4 Sep 2012 01:56 by Mira Kartawijaya   [ updated 4 Sep 2012 02:02 ]

Harapan untuk hidup lebih baik mendorong banyak orang pergi bekerja ke luar negeri, khususnya negara-negara Arab. Banyak di antara mereka yang berhasil, tapi tidak sedikit yang mengalami beragam masalah. Kurangnya pemahaman mengenai hak-hak sebagai pekerja, ketidaktahuan mengenai perbedaan budaya dan kondisi kerja yang berbeda, serta kurangnya pelatihan keterampilan yang mereka butuhkan, merupakan beberapa penyebabnya.

Sangatlah penting untuk membekali calon TKI dengan pengetahuan mengenai hak mereka sebagai pekerja, budaya dan kondisi kerja di negara tujuan serta meningkatkan keterampilan kerja mereka – hal ini dapat menghindarkan mereka dari ancaman eksploitasi dan tindakan kekerasan. Peningkatan kualitas calon TKI inilah yang selalu diupayakan pemerintah (dalam hal ini BNP2TKI) bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk LSM yang peduli dengan nasib para TKI.

Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelatihan calon TKI di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang mana pada akhirnya akan meningkatkan kualitas TKI itu sendiri, maka pada hari Rabu tanggal 5 September 2012, Kepala BNP2TKI, Muh. Jumhur Hidayat meluncurkan materi pelatihan baru yang akan membantu para TKI untuk mempersiapkan diri mereka dengan lebih baik sebelum bekerja di negara-negara Arab.

Materi pelatihan (training kit) yang berisi dua buah video pelatihan dan permainan ‘Mimpi Musafir’ diserahkan secara resmi kepada lebih dari 150 Kepala BLKLN dan Direktur PPTKIS saat acara sosialisasi dan konferensi pers pada pukul 2 siang di Auditorium BNP2TKI, Jl. MT. Haryono Kav. 52 – Jakarta Selatan.

Jumhur Hidayat mengatakan: “Sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa pekerja migran kita dilatih agar dapat melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan sadar akan masalah-masalah yang mungkin mereka hadapi, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri. Materi pelatihan ini adalah alat berharga yang dapat membantu pekerja migran untuk mempelajari hak-hak serta keterampilan yang mereka butuhkan dan kami ingin agar semua BLKLN dan PPTKIS menjadikannya sebagai materi utama dalam membantu persiapan para pekerja migran untuk bekerja di luar negeri.

Video pertama mengenai budaya direkam di Yordania dan menunjukkan bagaimana rasanya tinggal di negara Arab, dengan semua perbedaan budaya, makanan dan lingkungan disana. Video ini menampilkan pekerja-pekerja migran yang sedang dibantu oleh KBRI, LSM lokal dan agen di Yordania. Ada juga pekerja-pekerja migran yang terlibat masalah, yang memberi peringatan dan nasihat untuk calon-calon pekerja migran yang akan berangkat ke negara Arab.

Video kedua mengenai bahasa dan keterampilan yang syutingnya dilakukan di BLKLN Alfindo Mas Buana di Jakarta, yang menunjukkan kepada para pekerja migran bagaimana cara melakukan pekerjaan rumah, kata-kata dan kalimat penting yang perlu mereka ketahui dalam bahasa Arab. Kata-kata dan kalimat dalam video diucapkan oleh orang Arab asli, sehingga para calon TKI dapat membiasakan diri mendengar dialek asli calon majikan mereka.

Papan Permainan, yang dapat dimainkan oleh para calon TKI pada sore atau malam hari, berisi kartu-kartu yang harus diambil dan
dibacakan, yang memperkuat pesan-pesan dari video yang telah mereka tonton, termasuk masalah hak pekerja, hukum di negara Arab, tips keterampilan dan bahasa. Ini adalah sebuah metode dimana calon TKI dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.

Pada saat sosialisasi dan konferensi pers, cuplikan-cuplikan dari masing-masing video akan diputarkan. Video pendek yang menunjukkan bagaimana cara memainkan permainan papan yang terdapat dalam materi pelatihan juga akan ditunjukan nanti.

Pembuatan materi pelatihan ini dilakukan oleh OnTrackMediaIndonesia (OTMI), suatu LSM lokal yang bergerak di bidang penyadaran publik dengan dukungan OSF dan Yayasan TiFA. Materi pelatihan ini juga akan disebarkan ke LSM-LSM serta organisasi lain yang terlibat dalam pelatihan calon TKI dengan negara tujuan Timur Tengah. (mrk)

Ancaman banjir di Banten masih besar

posted 16 Jan 2012 21:14 by Evelina Simanjutak   [ updated 16 Jan 2012 21:20 ]

Terbaru  16 Januari 2012 - 14:18 WIB

Meski banjir yang melanda sebagian wilayah Provinsi Banten mulai surut namun ancaman bencana serupa untuk kawasan itu belum bisa dikatakan berkurang.

Penyebabnya, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho adalah kawasan yang sekarang terendam adalah kawasan rawan banjir.
"Daerah itu kalau di peta bahaya banjir, itu daerah merah semua," kata Sutopo saat dihubungi wartawan BBC Indonesia Sigit Purnomo, Senin (16/1).

Bencana banjir besar, lanjut Sutopo, pernah melanda kawasan tersebut pada 1996, 1999 dan 2001 lalu.

"Tingkat ancamannya semakin hari semakin meningkat. Pertama karena curah hujan torrential rainfall yaitu hujan tiba-tiba dengan skala yang sangat besar," papar Sutopo.  Faktor kedua, tambah dia, adalah masalah lingkungan terutama degradasi yang melanda daerah aliran sungai (DAS) Ciujung.

Sungai Meluap

"Sutopo memaparkan bencana banjir di Serang ini adalah akibat meluapnya sejumlah sungai besar akibat curah hujan yang tinggi.

Semua sungai utama yang ada di sana seperti Cimandiri, Ciujung, Ciliman, Cimandiri dan Cilember meluap bersamaan akibat curah hujan tinggi dan rusaknya DAS."

Sutopo Purwo Nugroho

"Semua sungai utama yang ada di sana seperti Cimandiri, Ciujung, Ciliman, Cimandiri dan Cilember meluap bersamaan akibat curah hujan tinggi dan rusaknya DAS," ujar Sutopo.

Meluapnya sungai-sungai besar itu membuat 15.700 rumah di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, sebagian Kota Cilegon, dan Serang terendam.

Tak hanya itu, banjir ini sudah mengakibatkan tiga orang penduduk meninggal dunia.

Bahkan banjir ini sempat membuat ruas tol Jakarta-Merak tak bisa dilalui kendaraan. Saat ini, arus lalu lintas dari Jakarta menuju Merak sudah dapat dilalui, namun arah sebaliknya masih tergenang.

"Selain itu sekitar 2.000 hektare sawah tergenang banjir," tambah Sutopo.

Sejauh ini bantuan masih terus didistribusikan untuk para pengungsi di 29 kecamatan dan 92 desa yang terkena dampak.

Sebagian pengungsi juga masih memadati lokasi lebih tinggi misalnya di km 58-59 jalan tol Jakarta-Merak.

"Nanti pengungsi akan diatur di lokasi pengungsian di lapangan-lapangan di sekitar jalan tol," papar Sutopo.

Sumber: BBC Indonesia

Rumah Wartawan Diserang, Bayi Tewas

posted 14 Dec 2011 01:03 by Evelina Simanjutak

Glori K. Wadrianto | Rabu, 14 Desember 2011 | 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dialami seorang wartawan asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Wartawan Rote Ndao News, Dance Henukh, diserang dengan lemparan batu sebanyak dua kali pada Sabtu dan Senin (12/12/2011) oleh sekelompok orang di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang Yemris ketika dikonfirmasi, Rabu, mengatakan, laporan menyebutkan, penyerangan ini menewaskan Gino Novidri Henukh, anak kandung Dance, yang baru berusia 1 bulan. "Kami sangat menyesalkan kekerasan seperti ini terjadi," kata Yemris.

Kekerasan terhadap Dance diduga terkait dengan pemberitaan tentang dugaan korupsi dana ADD serta dana pembangunan rumah translok senilai Rp 3,1 miliar di wilayah itu.


Humas Harus Cerdas Hadapi Wartawan

posted 13 Dec 2011 21:45 by Evelina Simanjutak

Tribunnews.com - Rabu, 14 Desember 2011 12:13 WIB

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Humas-humas pemerintahan kabupaten maupun kota harus cerdas menghadapi pekerja pers. Pasalnya, humas adalah garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan dengan wartawan.

Hal tersebut diungkapkan Redaktur Harian Tribun Medan, Bantors Sihombing dalam acara Workshop Citizen Reporter yang digelar Tribun Medan, Rabu (14/12/2011).

Acara yang diikuti beberapa humas pemkab/pemko ini berlangsung di Danau Toba Room, Hotel Delta, Jalan Juanda, Medan.

Menurut Bantors, di era reformasi saat ini sangat menjamur media-media. Mulai media cetak yang harian, mingguan, bahkan bulanan.

Media online maupun media elektronik. Sehingga jumlah wartawan juga sangat menjamur.

Namun, Bantors, di hadapan seluruh peserta menekankan agar humas-humas selektif menghadapi wartawan. "Harus bisa membedakan mana yang benar-benar wartawan dan mana yang bukan," ujarnya.

Pasalnya, semua wartawan memang memiliki kartu pers, tetapi tidak semuanya yang memiliki kemampuan untuk menulis. Sehingga harus selektif untuk mengakomodir para kuli tinta tersebut.
"Kita harus lihat juga medianya, benar-benar media yang kompeten atau tidak," tambahnya.

Workshop Citizen Reporter ini berlangsung dua hari. Mulai hari ini, Rabu (14/12/2011) hingga Kamis (15/12/2011). Adapun peserta yang hadir di antaranya Humas Pemkab Langkat, Pematangsiantar, Serdangbedagai, Binjai, Deliserdang, Dairi, dan Samosir.

Sumber: Tribun News

Indonesians Go Mad Over British Royal Kate Middleton

posted 2 Dec 2011 02:52 by Evelina Simanjutak

Jakarta Globe
 | December 01, 2011
Indonesia was not short on sensational news and gripping stories this year, but the topic that was most searched for in 2011 was neither the flight and capture of graft suspect Muhammad Nazaruddin nor the revival in the national football team’s fortunes.
It was Kate Middleton, according to Internet search giant Yahoo! Indonesia in its 2011 Year in Review report.

Other prominent figures and events abroad also had Indonesians’ curiosity piqued, including the Japanese tsunami, Steve Jobs and Muammar Khadafi, which all made the top 10 list.

The highest-ranked search of a local nature was for singer and regular gossip mill fodder Syahrini, at number three. Inong Malinda Dee, the alleged Citibank embezzler, and Norman Kamaru, the former Mobile Brigade officer turned lip-syncing sensation, were the only other specifically Indonesian search topics in the country’s overall top 10.

Malinda was also the most searched person in the top 10 national news topics, while Nazaruddin came in fourth. Interestingly, the national school exams came in fifth, likely indicating a high proportion of school-aged children among those Indonesians with access to the Internet.

The top 10 list of most searched-for gadgets was, predictably, topped by the BlackBerry smartphone, the device of choice for the country’s burgeoning middle class. Three BlackBerry phones and the BlackBerry tablet, the Playbook, made the top 10, while Apple’s iPad and iPhone came in second and sixth.

Worldwide, though, the iPhone was the most popular search query on Yahoo.

“The iPhone transcended gadget status,” Vera Chan, a senior editor and Web trend analyst at Yahoo!, said in a press release issued on Thursday.

“The device helped facilitate political movements around the world, and embodied the vision of Apple co-founder Steve Jobs. Fueled by news that he had stepped down as CEO in August, and then that he had passed away in October, searches for Steve Jobs skyrocketed on Yahoo!.”

The full set of top 10 lists for Yahoo! Indonesia are available at id.yearinreview.yahoo.com , while the international lists are available at yearinreview.yahoo.com

Sumber : Jakarta Globe
Jakarta Globe | December 01, 2011
Indonesia tidak kekurangan berita- berita sensasional dan mencengkeram di tahun ini, tetapi topik yang paling dicari untuk tahun 2011 bukanlah berita mengenai penerbangan dan penangkapan tersangka korupsi Muhammad Nazaruddin maupun kebangkita di tim nasional sepakbola (PSSI).

Berita yang paling sering dicari orang di Indonesia di tahun 2011 menurut tinjauan laporan tahunan mesin pencari Yahoo! Indonesia adalah mengenai Kate Middleton..
Tokoh dan peristiwa lainnya di luar negeri yang juga mengusik rasa ingin tahu bangsa Indonesia adalah berita mengenai tsunami Jepang, Steve Jobs dan Muammar Khadafi, dan semuanya juga masuk dalam urutan 10 yang paling dicari.

Sementara untuk pencarian peringkat tertinggi yang bersifat lokal diraih oleh Syahrini seorang penyanyi, penyanyi ini berada di urutan ketiga. Inong Malinda Dee, tersangka kasus Citibank dan Norman Kamaru, mantan polisi yang terkenal karena sensasi lip-sync nya, adalah topic-topik pencarian lainnya yang secara khusus dari Indonesia dan masuk dalam 10 list berita yang paling dicari tersebut.

Malinda juga orang yang paling dicari dalam Top 10 topik berita nasional, sementara Nazaruddin diurutan keempat. Menariknya, ujian sekolah nasional menduduki posisi kelima, hal ini mengindikasikan tingginya jumlah anak usia sekolah di Indonesia yang terakses ke Internet.

Sementara untuk 10 besar gadget paling dicari, seperti bisa ditebak, diposisi teratas dimenangkan oleh ponsel cerdas BlackBerry, perangkat pilihan untuk para kelas menengah di negara yang sedang berkembang ini. Tiga ponsel BlackBerry dan tablet BlackBerry, PlayBook, masuk dalam 10 besar, sementara iPad Apple dan iPhone menempati urutan kedua dan keenam.

Meskipun di seluruh dunia,menurut mesin pencari Yahoo, iPhone menempati diurutan terpopuler.

"iPhone lebih dari sekedar Status Gadget," kata Vera Chan, Senior Editor dan Web Analis trend Yahoo!, dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Kamis.
 
"Perangkat ini membantu memfasilitasi pergerakan politik di seluruh dunia, dan mewujudnyatakan visi pendiri Apple-Steve Jobs. Dipicu oleh berita bahwa ia telah mengundurkan diri sebagai CEO pada bulan Agustus, dan kemudian meninggal pada bulan Oktober, pencarian mengenai Steve Jobs meroket di Yahoo!. "
 
List lengkap dari daftar Top 10 Yahoo! Indonesia tersedia di id.yearinreview.yahoo.com, sementara untuk daftar internasional tersedia di yearinreview.yahoo.com.

Translated from : Jakarta Globe

1-7 of 7