Ontrackers‎ > ‎

Ayam Banyak Mati Mendadak, Warga Pagaralam takut Tertular Flu Burung

posted 6 Dec 2011, 01:20 by Evelina Simanjutak
Sriwijaya Post - Senin, 5 Desember 2011 17:45 WIB

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Beberapa pekan belakangan ini banyak ayam di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, mati mendadak.
Khawatir ayam-ayam bakal mati semua, warga peternak ayam meminta pihak terkait yaitu Dinas Peternakan dan Perikanan untuk melakukan penyemprotan vaksin disinfektan. Namun sayangnya pihak dinas terkait sedang kehabisan stok vaksin tersebut.
Habisnya vaksin untuk pencegahan virus H5NI atau flu burung tersebut membuat warga takut penyebaran virus tersebut semakin meluas.

Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan Kota Pagaralam drh Syukri kepada Sripoku.com mengatakan, memang saat ini vaksin disinfektan sedang kosong. Hal tersebut dikarenakan suplai vaksin dari pihak provinsi dihentikan.

"Stok disinfektan kita memang sedang kosong, karena suplai dari pihak provinsi tidak ada. Karena saat ini berdasarkan informasi yang kita dapat disinfektan memang dihentikan penggunaannya. Karena jika ada ayam yang mati mendadak dan warga langsung melapor kepada kita maka kita akan melakukan pemusnahan," jelasnya.

"Saat ada ayam mati mendadak dan langsung kita semprot dengan disinfektan. Maka jika nanti ada lagi ayam yang mati mendadak di kandang yang sama maka virusnya tidak akan bisa lagi mati karena sudah kebal. Untuk itu lebih baik kita putus mata rantai penyebaran virus dengan melakukan pemusnahan ayam dan kandang tempat unggas yang mati mendadak tersebut," tambah Syukri.

Yayan (30), warga dusun Pagaralam Kelurahan Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di kandang ayamnya secara rutin setelah pada 2009 lalu banyak ayam miliknya yang mati mendadak. Namun saat ini serupa kembali terjadi dan hampir semua ayam peliharaannya mati mendadak.

"Setiap bulan kami selalu menyemprot kandang ayam kami dengan disinvektan, namun tetap saja ayam kami mati. Kami sangat berharap pihak dinas terkait dapat segera melakukan pengecekan apa penyebab banyaknya ayam yang mati mendadak tersebut," ujarnya.
Dijelaskan Yayan, sebelum mati ayam miliknya terlihat lesu, ngorok, muka pucat dan bulu kepala berdiri. 

Namun saat ayam diberi vitamin dan obat ayam tersebut langsung mati dengan kondisi jengger menjadi hitam. Jika sudah ada salah satu ayam yang mati maka ayam yang lainnya juga akan ikut mati.

Penulis : Wawan Septiawan
Editor : Sudarwan

Comments