Ontrackers‎ > ‎

Kematian Ayam di Kerinci Positif Flu Burung

posted 6 Dec 2011, 01:17 by Evelina Simanjutak
Tribun Jambi - Jumat, 2 Desember 2011 22:47 WIB
Laporan wartawan tribun Jambi, Edi Januar

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan ekor ayam milik warga di Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, mati secara mendadak. Warga menduga penyebabnya karena serangan wabah flu burung.

"Ayam saya juga ikut mati," ucap Syafrial, warga Lubuk Suli saat dikonfirmasi Tribun, Jumat (2/12). Katanya, ayam-ayam miliknya berjatuhan sejak seminggu yang lalu.  

Khawatir menular ke warga, perangkat desa sudah melaporkannya kepada dinas terkait, agar segera ditindaklanjuti. "Hari ini petugas sudah datang ke lokasi melakukan penyemprotan,"aku Syafrial.

Selain penyemprotan, petugas juga melakukan pemusnahan, terutama di rumah warga yang ayamnya paling banyak mati. "Ayam milik kepala desa hari ini juga dimusnahkan," tutur Syafrial.

Syafrial mengaku penyebabnya memang karena flu burung. "Informasi yang kami terima dari petugas, ternyata memang positif karena flu burung".

Kepala Desa Lubuk Suli, Darliusman, juga membenarkan banyaknya ayam yang mati secara mendadak. "Ayam saya juga banyak yang mati. Selain itu, ada juga laporan dari aparat desa yang menemukan ayam warga mati mendadak," katanya.

Awalnya Darliusman belum melaporkan kasus tersebut ke dinas terkait, karena masih ingin menunggu perkembangan lebih lanjut. "Karena semakin banyak ayam yang mati, akhirnya petugas datang ke desa untuk melakukan penyemprotan," sebut Darliusman.

Ia menduga, mewabahnya penyakit ayam di desanya, pascabanjir beberapa waktu yang lalu. "Bisa jadi ada hubungannya dengan banjir. Benih penyakit tersebut sampai di desa kami karena terbawa banjir, mengingat desa kami merupakan yang paling parah terkena banjir," tegasnya.

Akibatnya, warga mulai resah dan berharap dinas terkait segera bertindak, sehingga tidak ada warga yang menjadi korban. "Hari ini petugas sudah melakukan penyuluhan di mesjid. Kami berharap flu burung ini bisa segera tuntas," pungkasnya.

Penulis : edijanuar
Editor : ridwan
Sumber : Tribun Jambi
Comments