Ontrackers‎ > ‎

Ketua BK Terancam Dicopot Wawako Bezuk 4 Tersangka

posted 2 Dec 2011, 03:02 by Evelina Simanjutak

 Padang Ekspres • Berita Pemerintahan • Jumat, 02/12/2011 14:03 WIB • Fajar Rillah Vesky • 

Limapuluh Kota, Padek—Tersangka kasus dugaan korupsi dana penanggulangan flu burung di Kota Payakumbuh tahun 2007, Wilson Fitriadi, 38, terancam dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Limapuluh Kota. Bekas Direktur CV Mangganti, perusahaan yang ketiban proyek pengadaan vaksin flu burung itu juga terancam diberhentikan sebagai anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat.


Ancaman tersebut semakin menguat, menyusul ditahannya Wilson oleh tim Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Negeri Payakumbuh Rabu (30/11). Wilson ditahan bersama 7 orang Kasubdin, Kepala Seksi dan penyuluh pada Dinas Pertanian dan Peternakan, setelah tim jaksa menerima berkas perkara dan barang bukti dari penyidik unit Tindak Pidana Korupsi, Polres Payakumbuh.


Ketua Partai Demokrat Limapuluh Kota Darman Sahladi yang dihubungi Padang Ekspres, Kamis (1/12) mengatakan, Partai Demokrat (PD) menghormati proses hukum yang dilakukan penyidik kepolisian maupun kejaksaan. Kendati demikin, azaz praduga tidak bersalah diharapkan tetap dikedepankan semua pihak. Mengingat Wilson masih tersangka atau belum terpidana.


Soal status Wilson sebagai Ketua BK DPRD Limapuluh Kota maupun sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat, menurut Ladi, sapaan akrab Darman Sahladi, yang juga Ketua DPRD Limapuluh Kota, tergantung dengan proses hukum yang akan dijalaninya. Jika Wilson dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, baru PD mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW).


“PAW tentu dilakukan dengan mengacu UU Nomor 27 tahun 2009 MPR, DPR, DPD dan DPRD. Namun perlu kami tegaskan, hingga sekarang belum ada pembicaraan ataupun rencana untuk melakukan Pergantian Antar Waktu di jajaran DPC Partai Demokrat. Kami menunggu hasil putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Kami tidak mau berandai-andai,” tegasnya.


Sesuai dengan aturan yang berlaku, jika Wilson dinyatakan bersalah dalam proses hukum di pengadilan, maka akan digantikan oleh calon legislatif peraih suara terbanyak berikutnya, dari daerah pemilihan yang sama dengan Wilson dan juga calon legislatif dari PD.


Wawako Membezuk
Masih terkait dengan kasus dugan korupsi dana penanggulangan flu burung tahun 2007, Wakil Wali Kota Payakumbuh Syamsul Bahri, Kamis siang, datang membezuk sejumlah tersangka yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Payakumbuh. Syamsul mengecek kondisi para tersangka dan memberi dukungan moral.


“Soal proses hukum, kita tentu menghormati. Namun sebagai wakil wali kota, kita tentu prihatin dengan nasib adik-adik di Dinas Pertanian. Makanya, kita datang membezuk, untuk memberi dukungan moral. Kita berharap, semua pihak dapat menghormati azaz praduga tidak bersalah,” kata Syamsul.


Sebelumnya, kedatangan Wawako setelah memperoleh izin dari Kajari Payakumbuh Tri Karyono. Kendati mendapat izin, tapi Tri tetap mendampingi Syamsul selama berkunjung ke penjara di pusat kota tersebut.(*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

sumber: Padang Ekspress

Comments